Samsung Pasang Teknologi AI Pembangkit pada Bixby, Asisten Virtual Pesaing Gemini juga Asisten Percakapan GPT
Jakarta – Samsung berencana memasang ciri kecerdasan buatan atau AI generatif pada Bixby, fasilitas asisten virtual yang mana digadang-gadang bisa jadi menyaingi Gemini Artificial Intelligence juga ChatGPT. Fitur pintar yang dimaksud dirilis Samsung pada 2012 itu sempat turun pamor, bahkan dikira sudah ada hilang dari perangkat Samsung.
Alih-alih menghapus Bixby, Samsung justru melakukan konfirmasi bahwa layanan berbasis perintah pernyataan itu akan diperkuat pada dengan Artificial Intelligence generatif pada akhir tahun ini. “Menggunakan model bahasanya sendiri,” kata Presiden Samsung Mobile Division, Taemoon Roh, disitir dari GSMArena, Jumat, 12 Juli 2024.
Pria yang kerap dipanggil TM Roh itu mengumumkan entitasnya tak akan membatasi pengembangan asisten virtual pada perangkat Samsung. Fitur itu selalu mampu diakses pengguna, asalkan cocok kemudian mampu dipercaya.
Teknologi Teknologi AI yang dimaksud sedang dikembangkan di dalam Bixby, menurut Roh, bisa saja berubah jadi pesaing baru Google Gemini kemudian ChatGPT buatan OpenAI. Meski begitu, beliau mengumumkan Bixby bisa jadi belaka dipakai berdampingan dengan kedua fasilitas Artificial Intelligence tersebut, supaya lebih tinggi membantu pengguna teknologi.
“Kami akan mengembangkan Bixby dengan penerapan teknologi Gen Kecerdasan Buatan (AI generatif). Kami meningkatkan kekuatan juga menghadirkan tambahan sejumlah kemampuan Kecerdasan Buatan ke barang kami,” ujar Roh.
Bixby dirumorkan akan terintegrasi lalu berubah menjadi bagian dari sistem operasi Samsung One UI 7 yang mana juga akan dirilis pada akhir 2024. Ada juga perkiraan lainnya yang dimaksud menyebutkan bahwa Bixby akan meluncur dengan Android 15, beberapa bulan mendatang.
Artikel ini disadur dari Samsung Pasang AI Generatif pada Bixby, Asisten Virtual Pesaing Gemini dan ChatGPT


