Intip Spesifikasi Mobil Listrik Paling Cepat di area Dunia, Kebal Granat lalu Peluru

JAKARTA – Inovasi terbaru dari US Armor Group menghadirkan mobil listrik anti peluru tercepat pada dunia, Lucid Air Sapphire. Mobil ini mampu meningkat pesat hingga 330 Km/jam juga diklaim kebal terhadap ledakan granat.
Spesifikasi mumpuni dari mobil ini sangat cocok untuk memberikan pemeliharaan maksimal terhadap VVIP seperti pejabat tinggi negara.
Umumnya, kendaraan anti peluru mempunyai kecepatan terbatas lantaran material yang digunakan digunakan pada mobil bobotnya sangat berat. Namun rumus ini bukan berlaku untuk Lucid Air Sapphire.
Melansir Carscoops, Awal Minggu (2/9/2024) Lucid Air Sapphire memiliki tiga motor listrik berpenggerak seluruh roda (AWD). Kombinasi itu dapat menciptakan tenaga 1.234 hp yang tersebut membuatnya dapat melaju 0-96 km pada 1,89 detik, dengan kecepatan tertinggi 330 Km/jam.
Perlu diketahui, US Armor Group merupakan lembaga keamanan mencakup Elite Military Special Operation. Mereka membuka kesempatan kerja mirip di tempat bidang keamanan rakyat maupun privat termasuk dengan pemerintahan global.
Mobil listrik ini dilengkapi material jendela balistik yang mana ringan, eksterior dibalut lapisan baja komposit ringan. Klaimnya ini sangat jauh lebih besar kuat dari baja balistik tetapi ringan. Penambahan material anti peluru, bobot mobil itu bertambah 175 kg, tetapi masih dapat dipacu tambahan di tempat menghadapi 300 Km/jam.
Selain mengubah konfigurasi eksterior agar tahan peluru, mobil ini juga telah dilakukan dibekali teknologi keamanan akses internet sehingga aman serta tiada dapat diretas. Paket keamanan tambahan juga tersedia, seperti opsi tambahan alat peledak, senjata api, Electric-Shock Door Handles sampai proteksi dari ledakan granat.
US Armor Group menawarkan mobil listrik anti peluru itu dengan banderol mulai 475 ribu dolar Negeri Paman Sam atau setara Rp7,37 miliaran. Angka yang disebutkan dua kali lipat dari nilai normalnya yang tersebut dibanderol sekitar 250 ribu dolar Negeri Paman Sam sekitar Rp3,88 miliaran.




