Ryan Garcia: Terence Crawford Gelandangan yang Dibesar-besarkan, Lawan Aku!

Petinju kelas welter Ryan Garcia mengumumkan Terrence Crawford sebagai gelandangan yang dimaksud terlalu dibesar-besarkan dan juga belum pernah menghadapi lawan berkualitas tinggi di area berhadapan dengan ring. Ryan Garcia menggambarkan Terence Crawford sebagai sosok petinju yang dimaksud membosankan serta kurang memiliki nilai hiburan ketika bertarung di tempat ring. ”Kamu benar-benar payah, bro,”kecam Ryan Garcia.
Kekesalan Ryan Garcia diluapkannya dengan menantang Terence Crawford bertarung di dalam ring. ”Kamu membuang-buang uang semua orang, kamu tak menghibur, kamu sangat membosankan! Datanglah menemui saya di area melawan ring apabila Anda pikir saya berbicara omong kosong!.”
Terlepas dari status Crawford sebagai juara dunia empat divisi, Ryan Garcia belum siap untuk memberinya penghormatan yang dimaksud seharusnya. Garcia (24-1, 20 KO) percaya bahwa Crawford (41-0, 31 KO) – yang tersebut pada waktu ini memegang peringkat juara dunia kelas welter super WBA – baru menghadapi satu lawan yang digunakan kredibel pada kariernya.
”Terence Crawford benar-benar belum pernah mengalahkan siapa pun selain Errol Spence, [yang] mengalami kecelakaan mobil,” kata Garcia pada sebuah wawancara dengan Say Cheese TV, mengacu pada kecelakaan mobil penting yang tersebut dialami Spence pada Desember 2022. ”Sebutkan satu orang yang mana ia kalahkan selain Spence yang digunakan terkenal. Crawford bukan seperti itu. Dia adalah seseorang gelandangan yang dimaksud terlalu dibesar-besarkan.”
Garcia, 26 tahun, dari Victorville, California, ketika ini sedang menjalani hukuman larangan berjuang selama satu tahun lantaran terbukti positif menggunakan ostarine – obat peningkat performa – dari kemenangan nomor mutlak yang dibatalkan melawan Devin Haney pada bulan April lalu. Komisi Atletik New York kemudian mengubah hasil pertandingan menjadi no-contest lalu memaksa Garcia untuk mengawaitu hingga April 2025 untuk kembali ke menghadapi ring.
Satu-satunya kekalahan Garcia pada karirnya terjadi pada April 2023 ketika menghadapi petinju tangguh Gervonta “Tank” Davis. Saat kembali, Garcia memukul KO Oscar Duarte Jurado pada delapan ronde pada 2 Desember sebelum menghadapi Haney empat bulan kemudian.
Namun perilakunya di dalam sekitar pertarungan melawan Haney, juga sejak pada waktu itu, menghasilkan beberapa orang mempertanyakan kondisi tubuh mentalnya kemudian bimbingan yang dimaksud diterimanya dari timnya. Dengan Garcia yang tersebut sedang menimbang-nimbang opsi yang memungkinkan untuk kembali, ia bersedia menghadapi Crawford untuk membuktikan sesuatu.
Sementara itu, Crawford baru-baru ini dinobatkan sebagai pemegang sabuk WBA kelas menengah 69,8 kg setelahnya kemenangan bilangan melawan Israil Madrimov dari Uzbekistan bulan lalu. Sebelum mengungguli peringkat di dalam kelas menengah junior, Crawford menjadi pemegang gelar kejuaraan juara dalam kelas welter kategori junior lalu welter. Terlepas dari semua pencapaian tersebut, Garcia menggambarkan Crawford sebagai sosok yang dimaksud membosankan serta kurang memiliki nilai hiburan.




