Lalu Muhammad Zohri Isyaratkan Pensiun di dalam Kampung Halaman usai PON 2028

Lalu Muhammad Zohri mengisyaratkan pensiun usai Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di area Nusa Tenggara Barat (NTB) kemudian Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana Zohri yang disebutkan terungkap usai meraih medali emas PON XXI Aceh-Sumut 2024 dalam nomor 100m putra.
Zohri mengaku mulai memikirkan rencana pensiun, khususnya setelahnya PON 2028 yang akan dilakukan pada kampung halamannya yakni NTB. “Mungkin terakhir mengambil bagian PON, 2028, kebetulan 2028 NTB jadi tuan rumah, mungkin saja di tempat situlah saya akan pensiun,” ungkap Zohri, Mulai Pekan (16/9/2024).
Meski masih berusia 28 tahun pada 2028 nanti, Zohri mengaku sudah ada mulai merasa lelah dengan karier panjangnya di area dunia atletik. Kecelakaan yang mana kerap menghantuinya juga menjadi salah satu alasan.
“Udah capek juga, kalau nggak ada cedera yang dimaksud parah mungkin saja masih mampu lanjut,” tambahnya.
Meski nanti akan pensiun lebih tinggi awal, Zohri mengisyaratkan ingin masih berkecimpung dalam dunia olahraga. Tak cuma instruktur tetapi juga menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di area Kementerian Pemuda dan juga Olahraga (Kemenpora).
“Mungkin kerja pada Menpora, jadi PNS, siapa tahu dapat jadi pelatih,” ucapnya lagi.
Akan tetapi enggan berbicara lebih lanjut jauh, tugas Zohri setelahnya PON XXI Aceh-Sumut 2024 masihlah banyak. Salah satu yang menanti adalah SEA Games 2025 di tempat Thailand.
“Banyak kompetisi ke depannya, mungkin saja ada SEA Games di area Thailand. Doakan tidak ada ada kendala lagi seperti cedera hamstring atau kesulitan ankle, semoga ke depannya lebih besar baik,” tutup sprinter berusia 24 tahun itu.




