Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga

NEW YORK – Bahkan setelahnya kenaikan tarif besar-besaran Amerika Serikat terhadap kendaraan listrik impor China mulai berlaku, beberapa model akan masih lebih tinggi ekonomis dibandingkan mobil Amerika.
Hal ini merupakan pertanda besarnya tantangan yang dimaksud dihadapi kebijakan kendaraan listrik di area Amerika Serikat.
Bea masuk 100 persen terhadap kendaraan listrik, diinformasikan pada hari Hari Jumat serta akan mulai berlaku pada 27 September pasca peninjauan selama empat tahun berdasarkan apa yang digunakan disebut oleh Kantor Perwakilan Dagang AS. sebagai praktik perdagangan yang dimaksud tiada adil.
KITA. mengimpor beberapa kendaraan listrik dari China, sehingga langkah pemerintah tersebut, yang mana merupakan bagian dari kenaikan tarif yang dimaksud lebih banyak luas terhadap barang-barang China, sebagian besar bersifat preventif lalu dimaksudkan untuk memberi waktu bagi bidang Amerika untuk mengejar ketertinggalannya.
“Kebijakan sektor China yang berusaha mencapai kendaraan listrik dapat mengancam penanaman modal federal dalam sektor ini,” kata USTR di pemberitahuan tindakannya pada hari hari terakhir pekan 12 September 2024, seperti dilansir dari Asia Nikkei.
Meskipun Negeri Paman Sam berupaya mempercepat transisi ke kendaraan listrik dengan bantuan pemerintah, China masih mengatur di hal produksi lalu adopsi pasca melakukan upaya nasional selama satu dekade.
Kendaraan listrik menyumbang lebih banyak dari 10 persen pemasaran kendaraan di area AS. pada bulan Juli, namun pada China, rasionya sekitar 50 persen berjauhan di dalam melawan rata-rata global yang digunakan sekitar 20 persen, menurut perusahaan riset bursa MarkLines.
KITA. kurangnya infrastruktur juga model pengisian daya EV pada kisaran biaya bursa massal.
Sementara itu, produsen mobil besar Tiongkok seperti BYD menggunakan rantai pasokan domestik yang digunakan luas untuk membantu mereka bersaing di dalam lingkungan ekonomi yang dimaksud padat, dengan menawarkan kendaraan listrik dengan nilai dalam bawah USD25.000.
Di AS, Tesla juga belum pernah mencapai kisaran biaya dalam bawah USD30.000 lalu belum ada kendaraan listrik Amerika yang tersebut semurah kendaraan bertenaga bensin.




