Kisah Bagas Dribble Asal Jambi Berhasil Curi Perhatian lewat Konten Komedi

JAKARTA – Kisah perjalanan Ramadhan Surya Ajie (Bagas) menjadi seseorang kreator konten komedi sukses mampu menjadi inspirasi. Sejak kecil, Bagas terus-menerus bercita-cita menjadi orang aktor. Namun, hidup sempat membawanya ke jalur berbeda ketika ia menempuh sekolah di dalam pesantren.
Pada 2023, Bagas mulai merasakan dorongan kuat untuk mencoba hal baru. Ia mulai iseng menciptakan konten di dalam sistem TikTok , tanpa ekspektasi besar. Namun, siapa sangka, justru dari iseng-iseng itulah ia menemukan panggungnya.
Anak muda selama Muarabungo, Jambi kelahiran 6 Oktober 2005 ini mulai mencurahkan seluruh fokus serta energinya sebagai orang kreator konten komedi. Ia belajar secara otodidak, mengamati tren, serta terus mengasah kemampuan pada menyajikan konten yang menghibur.
Pada November 2023, ia memutuskan untuk kritis menekuni dunia digital serta mengejar mimpi menjadi kreator konten. Salah satu tantangan terbesar yang digunakan ia hadapi di perjalanannya adalah menemukan ide-ide kreatif setiap hari.
Bagas mengakui bahwa menggali ide segar serta relevan untuk konten adalah hal yang bukan mudah. “Muter otak tiap hari buat mikirin konten itu nggak gampang. Kadang ide itu datang dari hal-hal yang mana sederhana, tapi eksekusinya yang harus bikin beda,” ungkapnya.
Meskipun demikian, tantangan ini bukan memadamkan semangat Bagas. Ia justru semakin terpacu untuk terus berkarya dan juga menghadirkan konten-konten yang menarik bagi audiensnya Salah satu momen penting pada karier Bagas adalah ketika videonya tentang dribble basket viral.
Video yang dimaksud bukan hanya sekali menampilkan keahliannya di bermain basket, tetapi juga menghadirkan cerita yang digunakan relate dengan hidup anak sekolah. Bagas menyajikan sudut pandang (POV) yang tersebut orisinal lalu fresh di konten tersebut, sesuatu yang mana menurutnya jarang dilihat di area kalangan kreator lain. “Aku merasa konten POV basketku original lalu fresh. Jarang ada yang tersebut bikin kayak gini,” kata Bagas di sebuah wawancara, Selasa (17/9/2024).
Video dribble basket ini mengubah arah karier Bagas sebagai kreator konten. Ia menjadi pusat perhatian, teristimewa dalam kalangan teman-teman sekolahnya.
Tidak belaka itu, pengikutnya di dalam TikTok mulai bertambah secara signifikan. Bagas mulai dikenal sebagai kreator komedi yang mana mampu memadukan humor dengan cerita sehari-hari, khususnya yang mana berkaitan dengan hidup remaja sekolah.
Melalui video-videonya, Bagas kerap mengangkat isu-isu ringan yang digunakan banyak dihadapi anak-anak muda. Mulai dari ekskul, interaksi dengan teman-teman, hingga hal-hal lucu yang dimaksud terjadi di tempat sekolah.
Meskipun pernah merasa bingung tentang masa depannya pasca pergi dari dari pesantren, Bagas terus berjuang bangkit serta membuktikan bahwa latar belakangnya bukanlah hambatan untuk meraih sukses.
Ia juga selalu memberikan motivasi untuk para pengikutnya yang mana kemungkinan besar sedang merasa berada di tempat titik terendah. “Buat kalian yang mana merasa ada dalam titik terendah, tetap memperlihatkan semangat, kalian mampu kok,” pesannya.
Kini, Bagas terus mengalami perkembangan sebagai kreator konten. Selain konten komedi, ia juga mulai mengeksplorasi ide-ide baru, seperti mukbang dan juga daily life, namun masih dengan ciri khasnya yang mana menghibur. Kisah Bagas adalah bukti bahwa kreativitas dan juga kerja keras mampu membuka pintu menuju kesuksesan, meskipun berasal dari tempat yang tak terduga.




