Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Bidang Kesehatan

JAKARTA – Kementerian Pertambangan (Kemenperin) membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2024 dengan total alokasi keperluan sebanyak 971 formasi. Ini adalah meliputi tenaga teknis, tenaga guru, hingga tenaga kesehatan.
Diungkap oleh Kepala Biro Organisasi dan juga Narasumber Daya Manusia (OSDM) Kemenperin, Sri Hastuti Nawaningsih, untuk tenaga teknis dibutuhkan kuota sebanyak 925, tenaga guru sebanyak 43, serta tenaga kondisi tubuh 3. Adapun penempatan akan tersebar dalam banyak wilayah kerja pada lingkungan Kemenperin sesuai kebutuhan.
“Baik dalam kantor pusat maupun satuan kerja yang dimaksud berlokasi di dalam beberapa orang wilayah Indonesia, antara lain di area Balai Besar Standardisasi juga Pelayanan Jasa Industri, Balai Standardisasi serta Pelayanan Jasa Industri, Balai Pemberdayaan Industri, Balai Diklat Industri, juga Unit Pendidikan Vokasi Kemenperin,” kata Hastuti, dikutipkan hari terakhir pekan (13/9/2024).
Sri melanjutkan, sesuai dengan penyesuaian jadwal seleksi pengadaan CPNS tahun 2024 oleh Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), pendaftaran sudah ditutup pada Selasa, 10 September 2024. Adapun jumlah agregat akhir pelamar CPNS Kemenperin pada tanggal penutupan tersebut, sebanyak 14. 973 orang yang tersebut mendaftar. Selanjutnya, pendaftar yang digunakan telah submit dokumen sebanyak 12. 853 orang.
“Saat ini sedang diadakan seleksi administrasi terhadap berkas lamaran dan juga dokumen persyaratan lainnya sebagaimana tercantum pada pengumuman yang mana dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian lalu ketelitian dan juga tentunya rahasia dengan tak menyebarluaskan data pribadi lalu dokumen pendaftar,” papar Hastuti.
Perlu diketahui, tahapan pengadaan CPNS di tempat lingkungan Kemenperin tahun anggaran 2024 secara keseluruhan meliputi pendaftaran pelamar melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (SSCASN BKN), dan juga seleksi administrasi terhadap dokumen yang dimaksud telah diupload oleh pelamar melalui SSCASN BKN.
Tahap berikutnya, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) lalu Seleksi Kompetensi Sektor (SKB) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN, juga SKB tambahan sebagai wawancara kompetensi bidang untuk seluruh formasi jabatan dan juga tes kemampuan mengajar bagi formasi guru, dosen, instruktur lalu widyaiswara.
“SKD lalu SKB dengan sistem CAT BKN dilaksanakan menggunakan infrastruktur BKN pada kantor regional, Unit Pelaksana Teknis (UPT) juga lokasi mandiri yang ditentukan oleh BKN,” ungkap Hastuti. Adapun pelaksanaan SKB tambahan akan dijalankan oleh kelompok Kemenperin secara daring (online) dengan memanfaatkan teknologi informasi guna memudahkan partisipan pada mengikuti SKB tambahan tersebut.
“SKB tambahan pada pengadaan CPNS Kemenperin tahun anggaran 2024 diselenggarakan untuk menilai kompetensi yang mana dimiliki pelamar dengan standar tugas jabatannya sehingga individu mampu menampilkan unjuk kerja yang tinggi sesuai dengan bidang jabatannya masing-masing,” imbuhnya.




