Kriminal kemarin, pleidoi penembak bos rental hingga pungli polisi

Ibukota – Sejumlah perkembangan kriminal berjalan dalam wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Awal Minggu (17/3) mulai dari pleidoi terdakwa penembak bos rental, produksi minyak goreng ilegal di Meruya hingga dugaan pungli oleh polisi.
Berikut rangkumannya:
1. Oditur Militer minta hakim tolak pleidoi terdakwa penembak bos rental
Jakarta – Oditur Militer dari Oditurat Militer II-07 DKI Jakarta meminta-minta Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 DKI Jakarta untuk menolak nota pembelaan (pleidoi) terdakwa oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) di perkara penembakan bos rental mobil ke tempat istirahat (rest area) KM45, Tol Tangerang-Merak.
"Oditur militer memohon majelis hakim untuk menolak pembelaan yang dimaksud diajukan oleh penasihat hukum terdakwa oleh sebab itu tak berdasar hukum," kata Oditur Militer dari Oditurat Militer II-07 DKI Jakarta yang digunakan menangani perkara, Mayor corps hukum (Chk) Gori Rambe ketika menanggapi pleidoi terdakwa di dalam Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Ibukota Indonesia Timur, Senin.
Baca selengkapnya di dalam sini
2. Polrestro Jakbar bongkar produksi minyak goreng ilegal pada Meruya
Jakarta – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Ibukota Barat membongkar praktik produksi dan juga pengemasan (pengepakan) minyak goreng tanpa izin (ilegal) pada wilayah Meruya, Ibukota Barat.
Kasat Reskrim Polres Ibukota Barat, AKBP Arfan Zulkan menyampaikan pengungkapan ini diwujudkan berdasarkan laporan penduduk kemudian hasil penyidikan sebagian bursa di Ibukota Barat.
Baca selengkapnya pada sini
3. Soal laporan kericuhan rapat RUU TNI, Polisi: Ada dua barang bukti
Jakarta – Polda Metro Jaya mengantongi dua barang bukti terkait laporan kericuhan ketika pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) oleh Panitia Kerja (Panja) di Ibukota Indonesia pada Hari Sabtu (15/3).
"Ada dua barang bukti yang disampaikan. Yang pertama satu unit elektronik video CCTV, kemudian satu unit elektronik video atau video dokumentasi. Itu disampaikan terhadap Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi pada waktu ditemui ke Jakarta, Senin.
Baca selengkapnya pada sini
4. Polisi sudah ada periksa 34 saksi untuk dalami kematian pelajar UKI
Jakarta – Kepolisian sudah pernah memeriksa 34 saksi untuk mendalami persoalan hukum kematian manusia siswa Universitas Kristen Nusantara (UKI), Kenzha Ezra Walewangko dalam area kampus pada Selasa (4/3).
"Total saksi yang dimaksud sudah ada diambil keterangannya berjumlah 34 pendatang kemudian kemungkinan masih ada lagi saksi yang akan diambil keterangannya," kata Kapolres Metro Ibukota Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly pada waktu dikonfirmasi di dalam Jakarta, Senin.
Baca selengkapnya ke sini
5. Diduga lakukan pungutan liar, Polisi: Petugas tidak ada menerima uang
Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengklarifikasi adanya sebuah video yang memperlihatkan tenaga dalam lapangan sedang memberhentikan individu pengendara mobil lalu diduga melakukan pungutan liar (pungli).
"Petugas memberikan peringatan tegas kemudian teguran terhadap pelanggar untuk segera menambah masa berlaku juga mengganti TNKB, namun pada waktu itu pelanggar bermaksud memberikan sesuatu (uang) terhadap tenaga namun oleh pelaku pemberian yang disebutkan tidak ada diterima (ditolak)," kata Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono pada keterangannya, Senin.
Baca selengkapnya ke sini
Artikel ini disadur dari Kriminal kemarin, pleidoi penembak bos rental hingga pungli polisi




