Gawat! Tinju Terancam Dihapus pada Olimpiade Los Angeles 2028

Olahraga tinju menjadi subjek panas setelahnya Olimpiade Paris 2024 resmi ditutup. Unit olahraga yang sudah menghasilkan kembali petinju-petinju top itu terancam tak dipertandingkan di tempat Olimpiade Los Angeles 2028.
Tinju pada waktu ini tiada termasuk di kegiatan Olimpiade Los Angeles 2028, pasca lima tahun lalu Komite Olimpiade Internasional (IOC) melarang International Boxing Association (IBA) ambil bagian pada acara Olimpiade. IOC muak dengan IBA buntut dari skandal dalam Olimpiade Rio 2016.
Setelah skandal di dalam Rio 2016, olahraga tinju masih dipertandingkan pada kompetisi Olimpiade Tokyo 2020 dan juga Paris 2024 dengan sebagian catatan. Namun, IOC bukan bersedia memberikan keringanan lebih banyak di dalam Olimpiade Los Angeles 2028.
World Boxing, badan pengatur baru yang tersebut berupaya menjaga tinju tetap saja pada Olimpiade, ketika ini berada dalam berupaya menjaga agar cabang olahraga itu tidak ada dicoret di tempat Olimpiade selanjutnya. Presiden World Boxing, Boris Van Der Vorst, optimistis organisasi ini dapat menggantikan Asosiasi Tinju Internasional (IBA) yang tersebut didominasi Rusia juga telah terjadi dikeluarkan dari aksi Olimpiade.
“Alasan satu-satunya untuk bergabung dengan World Boxing adalah untuk menyelamatkan olahraga kita,” kata Van Der Vorst terhadap AP.
Lima tahun setelahnya IBA dilarang dari Olimpiade, grup ini secara mengejutkan kembali menjadi sorotan di tempat Paris dengan klaimnya terhadap petinju Imane Khelif juga Lin Yu-ting, yang dimaksud mengungkapkan bahwa keduanya gagal pada tes kelayakan yang mana tidak ada jelas untuk tinju wanita di area kompetisi dunia tahun lalu.
Di sedang badai kritik global juga perkiraan yang tak beralasan, Khelif serta Lin keduanya meraih medali emas pada penampilan terbaik pada karier tinju mereka.
Setelah mengulangi klaimnya tanpa mengungkapkan bukti nyata, IBA mengadakan konferensi pers di tempat Paris di tempat mana presidennya, Umar Kremlev, lebih lanjut berbagai berbicara melawan Presiden IOC Thomas Bach melalui Zoom daripada menjawab pertanyaan tentang para petinju.
Van Der Vorst menyadari kisruh yang digunakan diakibatkan kepemimpinan IBA. Dia mencalonkan diri sebagai presidennya pada 2022, namun dilarang mengikuti pemilihan oleh Kremlev yang tersebut kemudian masalahnya harus dibawa ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. Sayang, itu semua tanpa hasil.
Saat ini, eksekutif tinju jika Belanda bertekad agar World Boxing menggantikan IBA di pergerakan Olimpiade — supaya tinju dapat dipertandingkan di dalam Olimpiade Los Angeles 2028.




