Otomotif

Ducati Desmosedici GP7 Replika Milik Casey Stoner Dilelang Rp8 Miliar, Incar Kolektor Sultan

JAKARTA – Motor legendaris Ducati Desmosedici GP7 yang dimaksud berhasil mengakibatkan Casey Stoner meraih peringkat juara dunia MotoGP pada 2007 dilelang.

Tetapi, ini merupakan motor replika yang tersebut berarti tidak tunggangan asli Stoner pada perjuangannya meraih penghargaan juara dunia.

Melansir Visordown, ini merupakan motor Ducati DP7 yang dimaksud diproduksi pada 2007, untuk digunakan pada acara MotoGP dalam tahun yang sama. Motor ini mempunyai kinerja luar biasa di dalam bawah kendali Casey Stoner sebagai pembalapnya.

Sepanjang musim MotoGP 2007, Stoner berhasil meraih 5 pole position juga 10 kemenangan. Penampilan impresif ini berhasil menyebabkan Stoner mempersembahkan peringkat juara dunia bagi Ducati yang dikenal mempunyai motor paling sulit dikendalikan.

Soal spesifikasi, Ducati GP7 dibekali dengan mesin V4 90 derajat DOHC berkapasitas 799 cc yang digunakan dapat menciptakan tenaga lebih besar dari 220 bhp. Perlu diingat bahwa motor yang disebutkan berstatus prototipe yang digunakan berarti seluruh komponen hanya saja diproduksi berdasarkan pesanan khusus.

Motor ini juga dilengkapi dengan sistem injeksi elektronik dari Magneti Marelli lalu kendali gas EVO TCF. Tak ketinggalan suspensi Ohlins kemudian sistem pengereman Brembo terpasang pada bagian depan juga belakang.

Sepeda motor Desmosedici GP7 milik Stoner menjadi salah satu mesin terbaik yang dibuat di area era MotoGP kemudian replika balapan Stoner dijual dengan biaya yang sangat mahal. Hal ini merupakan barang koleksi sejati, motor replika ini baru semata dibangun kembali mendekati lelang akhir pekan lalu pada Silverstone.

Motor ini diperkirakan akan terjual dengan biaya antara 380.000 hingga 400.000 poundsterling atau sekitar Rp7,7 hingga Rp8,1 miliar. Bagi para kolektor kemudian penggemar MotoGP, miliki motor ini bukanlah hanya sekali sekadar investasi, tapi juga sebagai simbol prestasi kemudian sejarahbalapmotor.

Related Articles

Back to top button