Sudin Kominfotik Jakbar minta UKPD “backup” data pekerjaan

Pemkot Jakbar meminta semua UKPD setempat untuk mengikuti sosialisasi mengenai kesadaran keamanan digital yang rutin diselenggarakan oleh Sudin Kominfotik Ibukota Barat setiap minggu keempat setiap bulan secara daring
Jakarta – Suku Dinas Komunikasi, Informatika lalu Statistik (Sudin Kominfotik) DKI Jakarta Barat memohonkan Unit Kerja Gadget Daerah (UKPD) menyebabkan backup (menyalin) seluruh data pekerjaan untuk melindungi data dari peretas (hacker).
"Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kota untuk terus-menerus waspada kemudian melindungi dengan melakukan backup data-data pekerjaan agar aman dari tindakan peretasan lalu penyalahgunaan oleh pihak yang digunakan tidak ada bertanggungjawab," kata Kepala Sudin Kominfotik Ibukota Barat, Andrie Yuswanto dalam Jakarta, Senin.
Menurut Andrie pencadangan data pekerjaan itu berubah jadi semakin kontekstual kemudian penting menyusul telah terjadi berlangsung serangan terhadap Pusat Fakta Nasional Sementara (PDNS) ke Surabaya juga munculnya sindikat judi di jaringan (online) yang meretas portal pemerintah.
Oleh dikarenakan itu, Pemkot Jakbar meminta semua UKPD setempat untuk mengikuti sosialisasi mengenai kesadaran keamanan digital yang digunakan rutin diselenggarakan oleh Sudin Kominfotik Ibukota Barat setiap minggu keempat setiap bulan secara daring.
"Penting bagi kita semua untuk melindungi keamanan data, baik data pribadi maupun instansi. Sebagai bagian dari bidang usaha melindungi keamanan akan bahaya peretasan juga bahaya judi online, Sudin Kominfotik Jakbar melakukan sosialisasi security awareness secara reguler. Bapak lalu ibu dapat mengikutinya secara online," kata Andrie.
Sebelumnya, sindikat judi online yang digerebek dalam Apartemen Neo Soho, kawasan Grogol Petamburan, Ibukota Indonesia Barat pada Kamis (4/7) mengaku sudah ada meretas 855 web pemerintah juga lembaga pendidikan.
Peretasan itu dijalankan sindikat judi online bersangkutan dengan defacing, yakni menambah atau menggunakan subdomain website yang dimaksud diretas sehingga bisa saja disewakan terhadap bandar-bandar judi online di dalam Kamboja.
"Berdasarkan pengakuan para pelaku ini, ada kurang lebih lanjut sekitar 855 website yang digunakan berhasil diretas oleh para pelaku serta dikerjakan tindakan defacing, dengan perincian 500 milik instansi pemerintah daerah, dengan URL atau uniform resource locator go.id, serta 355 dengan URL terdiri dari ac.id," kata Kapolres Metro Ibukota Indonesia Barat Kombes Pol M. Syahduddi di jumpa pers di dalam Jakarta, Jumat.
Adapun website pemerintah yang mana diretas umumnya portal pemerintah kota atau daerah.
"Biasanya platform pemerintah kota atau tempat ya atau kampus yang sistem keamanannya lemah," pungkas Syahduddi.
Artikel ini disadur dari Sudin Kominfotik Jakbar minta UKPD “backup” data pekerjaan




