Jokowi mengenai Prospek Kaesang di dalam Pilkada: Jawa Tengah atau Ibukota Indonesia Bagus
Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengomentari potensi putra bungsunya Kaesang Pangarep di pemilihan kepala tempat atau Pemilihan Kepala Daerah 2024. Jokowi memaparkan ia telah lama merestui Kaesang di wilayah mana pun untuk mengikuti kontestasi politik.
“Ya dalam Jawa Tengah bagus, ke Ibukota Indonesia juga bagus dikarenakan ini kan semua wilayah Indonesia,” kata Jokowi dalam Lanud Halim Perdanakusuma, Ibukota Indonesia Timur, Selasa, 16 Juli 2024.
Kaesang masuk bursa pemilihan gubernur atau Pilgub DKI Jakarta mendekati pemilihan kepala area serentak tahun ini. Ketua Umum Partai Solidaritas itu juga santer dikabarkan akan berduet dengan politikus Golkar Ridwan Kamil, eks Pengurus Jawa Barat.
Namun Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto belakangan mengusulkan nama pengusaha perusahaan ‘bos jalan tol’ Jusuf Hamka untuk bertarung pada Pilgub DKI. Airlangga menyampaikan ide ini usai menerima Kaesang ke DPP Golkar pada Kamis 11 Juli 2024.
“Untuk Ridwan Kamil ini masih kami evaluasi, kami masih bicara dengan partai-partai pendukung ke KIM,” kata Airlangga usai bertemu Kaesang.
Belakangan nama Kaesang juga masuk di kandidat potensial untuk Pilgub Jawa Tengah. Teranyar, Indikator Politik Nusantara pada 7 Juli 2024, menunjukkan Kaesang unggul dalam simulasi semi terbuka 20 nama calon, simulasi 10 nama, lalu simulasi delapan nama.
Dalam simulasi semi terbuka 20 nama calon, Kaesang unggul tipis dari Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. Kaesang mendapat elektabilitas 17,7 persen, sedangkan Luthfi 15,6 persen.
Sebelumnya Jokowi mengungkapkan Jokowi hanya sekali memberikan restu terhadap putranya Kaesang Pangarep untuk forward pemilihan kepala area atau pemilihan gubernur 2024. Jokowi menyampaikan ini pada waktu menanggapi masalah Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2024, yang dimaksud mengakomodasi putusan Mahkamah Agung tentang Pencalonan Pemuka dan juga Wakil Gubernur, Pimpinan Daerah lalu Wakil Bupati, juga Wali Pusat Kota juga Wakil Wali Kota.
“Tugasnya warga tua itu hanya sekali mendoakan,” kata Jokowi.
Adapun PKPU membuka jalan bagi Kaesang untuk progresif pilkada. Sebab aturan itu memungkinkan kepala tempat minimal berusia 30 tahun ketika dilantik. Aturan sebelumnya mengharuskan calon kepala area berusia 30 pada waktu mendaftar.
Kaesang akan berusia 30 tahun pada waktu pemerintah melantik kepala tempat pada Januari 2024. Anak bontot Jokowi itu baru akan berulang tahun pada 25 Desember, sementara pendaftaran pilkada akan dimulai pada Agustus 2024.
Pilihan editor: Biaya Kuliah Jalur Mandiri IPB University 2024 Jenjang D4 kemudian S1
Artikel ini disadur dari Jokowi soal Peluang Kaesang di Pilkada: Jawa Tengah atau Jakarta Bagus


