Saudi soroti prospek besar sektor industri, tambang RI

Ibukota Indonesia – Menteri Industri kemudian Narasumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi Bandar Al-Khorayef menyoroti kesempatan besar kerja sejenis di dalam sektor lapangan usaha kemudian pertambangan antara Arab Saudi serta Indonesia.
"Kami meninjau kesempatan besar di lapangan usaha lalu pertambangan, dalam mana kedua negara dapat saling melengkapi juga belajar dari pengalaman masing-masing," kata Al-Khorayef seusai penghadapan dengan beberapa perwakilan dari pemerintahan Indonesia di dalam Kediaman Duta Besar Arab Saudi di Jakarta, Rabu.
Pernyataan itu disampaikan di berada dalam kunjungannya ke Ibukota Indonesia dari 15-17 April, dalam mana dirinya terlibat di sebagian perjumpaan untuk mengeksplorasi kerja mirip di sektor bidang dan juga pertambangan di antara kedua negara.
Selain ingin memperluas kerja mirip pada sektor lapangan usaha dan juga pertambangan, Al-Khorayef ingin bersama-sama mengembangkan rantai pasokan untuk mengakses pangsa baru, teristimewa di kawasan Timur Tengah kemudian dalam Afrika.
Dia juga menambahkan bahwa upaya memperluas kerja sejenis itu juga guna meningkatkan nilai perdagangan kedua negara yang digunakan dinilai masih rendah.
"Saya kira itu dianggap rendah, teristimewa jikalau kami mengawasi hubungan antara kedua negara, kepercayaan lalu prospek yang besar. Dan saya kira sekarang saatnya fokus," katanya.
"Dan inilah yang dimaksud kami sepakati, yaitu benar-benar fokus pada area mana sekadar yang mana dapat kami lihat peluangnya untuk melakukan ekspor dari Saudi ke Indonesia," tambahnya.
Sebaliknya, beliau juga berharap akan ada tambahan sejumlah lagi produk-produk Tanah Air yang dapat dikirim ke luar negeri ke Arab Saudi.
Lebih lanjut, Al-Khorayef juga menekankan pentingnya meninjau prospek pembangunan ekonomi di dalam kedua negara.
"Dan kami meninjau peluang besar untuk bekerja identik untuk pembangunan ekonomi dengan pada kedua negara lalu kemungkinan besar di dalam luar negeri," demikian katanya.
Artikel ini disadur dari Saudi soroti peluang besar sektor industri, tambang RI


